SEJARAH PEMBANGUNAN MASJID

Taman Sunda Kelapa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, diabadikan sejak tahun 1940-an. Saat ini tidak bisa lagi mendapatkan taman seperti ini karena sejak tahun 1996 taman ini telah dibangun Masjid Agung Sunda Kelapa. Keberadaan Masjid ini sangat membantu banyak umat Islam di Kawasan Menteng karena sebelumnya hanya terdapat Gereja. Gereja Protestan Paulus yang letaknya tepat di sebrang Masjid Agung Sunda Kelapa ini. Gereja tersebut dibangun lebih dahulu yaitu pada tahun 1936 hanya sekitar satu dasawarsa setelah kota taman menteng dibangun.

Awal mula berdirinya masjid ini merupakan cita-cita warga muslim Menteng yang tinggal di sekitar Taman Sunda Kelapa sejak tahun 1951. ketika itu Bapak H. B. R. Motik dan tetangganya, Bapak Subhan ZE. Upaya mendirikan masjid dilanjutkan pada tahun 1966. Ketika itu Bapak H. B. R. Motik dan Bapak H. Machmud merapatkan barisan, dengan membentuk panitia pembangunan masjid.

Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung Sunda Kelapa dilaksanakan pada Hari Raya ‘Idul Fitri 1398 H, bertepatan dengan tanggal  21 Desember 1969 M. Sedangkan pekerjaan pembangunan masjid dipercayakan kepada Ir. Gustaf Abbas, dosen Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Pekerjaan pembangunan masjid tidak berlangsung mulus, karena YISK (Yayasan Islam Sunda Kelapa) mengalami kekurangan dana. Akibatnya, berdasarkan  keputusan Gubernur semasa Ali Sadikin, YISK untuk sementara menghentikan kegiatannya, kemudian menyerahkan pendirian masjid kepada Pemerintah DKI Jakarta. Akhirnya, pembangunan berjalan dengan baik dan berakhir pada bulan Maret 1971.

Untuk lebih lanjut mengenai sejarahnya https://masjidagungsundakelapa.weebly.com/profil.html

DAYA TARIK MASJID

Tak seperti masjid kebanyakan, Masjid Agung Sunda Kelapa tak memiliki kubah, bedug, bintang-bulan, dan sederet simbol yang biasa terdapat dalam sebuah masjid. Menara yang ada pun sangat unik. Bentuk bangunannya mirip perahu, sebagai simbol pelabuhan Sunda Kelapa tempat saudagar muslim berdagang dan menyebarkan syariat Islam pada masa lalu. arsiteknya bernama gustaf abbas beliau lulusan ITB , mungkin disesuaikan dengan nama sunda kelapa makanya kenapa seperti perahu.

Selain itu, bentuk perahu adalah makna simbolik kepasrahan seorang muslim. Bagaikan orang duduk bersila dengan tangan menengadah, berdoa mengharap rahmat dan kasih sayang-Nya

- Pengajian/kajian senin – jumat Malam *rutin dan untuk umum

- Jumat malam khusus untuk remajanya , Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) Puta dan Putri Umum

- Hari minggu pengajian untuk umum saat dhuha dari berdirinya masjid hingga sekarang dari jam 06.00 – 09.00 WIB

Website Masjid Sunda Kelapa            : https://masjidagungsundakelapa.weebly.com

Instagram Masjid Sunda Kelapa         : @masjidagungsundakelapa

Website Remaja Islam Masjid Sunda Kelapa (Riska)            : https://riska.or.id/

Instagram Remaja Islam Masjid Sunda Kelapa (Riska)         : @riskamenteng

 

GALERI MASJID

LOKASI MASJID

Masjid Agung Sunda Kelapa adalah salah satu masjid yang terletak di Jalan Taman Sunda Kelapa Nomor 16, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia. Masjid ini memiliki luas sebesar 9.920 meter persegi degan daya tampung sekitar 4.430 Jama’ah. Masjid ini juga tidak memiliki kubah sebagaimana kebanyakan masjid.

Posted in Jakarta Pusat, Masjid, Masjid Bersejarah, Masjid Populer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *